Media Proteksinews

Media Proteksinews

sample media terbit

sample media terbit

Cari Blog Ini


Laman

RNI

RNI
kantor pusat

Sabtu, 27 November 2010

Bluebird luncurkan taxi executif


Idetitas Bangsa Dalam Identitas Baru Blue Bird Group

Presiden Direktur Blue Bird Group, dr. H. Purnomo Prawiro
Persembahan Blue Bird Group Untuk Warisan Budaya Indonesia
Sebagai bagian dari komitmen "Tahun Peningkatan Penampilan dan Pelayanan" yang dicanangkan oleh Blue Bird Group. Maka pada hari ini. perusahaan berlambang burung biru tersebut meluncurkan seragam terbaru untuk para pengemudinya dengan mengap-likasikan ragam hias batik sebagai bentuk simbol peningkatan kualitas pelayanan prima
Penghargaan kepada ujung tombak layanan transportasi darat, taksi ini mudah dimengerti karena merekalah orang pertama yang akan ditemui dan berinteraksi dengan penumpang. Impresi pertama yang dibawa tidak hanya sebatas kualitas kendaraan, tetapi juga keramahan, keamanan, kenyamanan dan tentu saja pengetahuan pengemudi pada nilai-nilai budaya Timur.
Ditegaskan oleh Presiden Direktur Blue Bird Group, dr. H. Purnomo Prawiro dalam pembukaan pengantar acara, "Menentukan sebuah identitas bukan perkara mudah. Hal tersebut harus mampu mencerminkan rasionalisasi yang secarakomprehensif menggabungkan antara visi dan misi Perusahaan, serta harapan dan janji yang diharapkan oleh masyarakat luas dan pelanggan kami."
Pumomo berharap para pengemudi dapat memahami hal ini, dan menjadikannya kredo atau semangat dalammenjalankan tugaskesehanannya.
Hal ini diamini oleh Bapak Drs. Tjetjep Supanrian, M.Si. Dirjen Nilai Budaya, Seni dan Rim. Departemen
Kebudayaan dan Pariwisata RI yang hadir di kesempatan tersebut. "Taksi adalah pelaku dalam industri tranportasi darat yang dapat menunjang pertumbuhan ekonomi sebuah kota, ataunegara secara luas. Tidak hanya pada lumlah tenaga kena yang dapat terserap tetapi iuga pada dampak yang diberikannya. Yang pasti akan memberikan nilai positif karena mendukung mobilitas masyarakat, menggerakkan roda perekonomian dan menunjang industri lainnya seperti pariwisata."
Dalam dunia pariwisata, seperti ditegaskan oleh Bapak Tjetjep Suparman, tidak ada kata lain yang harus diperhatikan selain memastikan bahwa keramahan, jaminan keamanan dan kenyamanan, bernilai kompetitif dalam persaingan global industri pariwisata. Hal inilah yang akan memberikan para penikmat perjalanan nilai lebih dari sebuah tujuan.
Acara peluncuran seragam batik yang berlangsung di Museum Sejarah Jakarta, kawsan Kota Tua, Jakarta Barat, Kamis (30/9) ini merupakan upaya untuk turut menyemarakkan perayaan Bulan Batik Nasional yang ditetapkan padabulan Oktober setiap tahunnya. Dimeriahkan dengan beberapa macam kegiatan, seperti Batik Airbrush Exhibition dan kompetisi foto yang terbuka bagi kalangan media dan masyarakat umum
Vice President Business Development Blue Bird Group, Noni Purnomo menyatakan," Kesadaran sebagai sebagai warga negara yang baik dan perusahaan perusahaan yang 100 % Indonesia, tentu akan menjadi panutan pelaku industri lainnya, kami merasa memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk turut mendukung program Pemerintah selain menghargai dan menjaga asset budaya Indonesia. Salah satunya ragam Batik."
Kebanggaan atas pengakuan UNESCO di tahun 2009, atas warisan non-benda kepada Indonesia seharusnya tidak hanya dinikmati sebagai anugrah. Tetapi lebih dari Itu, harus dimaknai secara dalam dalam upaya melestarikannya.
Hal ini ditegaskan oleh Ibu Jultin Ginandjar Kartasasmita, Ketua Yayasan Batik Indonesiayang menganggap upaya Blue Bird Group sebagai langkah nyata turut memberikan partisipasi dan kontribusi nyata, tidak hanya sebatas wacana pada kehadiran batik.

Senin, 27 September 2010

sukirman azmi bupati lotimLombok Timur akan menprioritaskan pada percepatan pembangunan bidang infrastruktur


Tahun 2010 mendatang Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan menprioritaskan pada percepatan pembangunan bidang infrastruktur seperti jalan, sarana air, pasar dan kegiatan pembangunan yang diupayakan meningkatkan kesejahteraan Masyarakat.
Demikian anatara lain Bupati Lombok Timur H.M.Sukiman Azmi saat memimpin rapat koordinasi pengentasan buta aksara melalui program Keaksaraan Fungsional, Sabtu (26/10) di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah Lombok Timur.
Menurut Bupati dalam rencana anggaran tahun 2010, Lombok Timur defisit sekitar 50 Milyar Rupiah karena banyaknya program pembangunan yang direncanakan namun anggarana yang terbatas. Untuk itu ditegaskan pada setiap Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) lingkup Pemda Lombok Timur pada tahun 2010 tidak ada pembangunan Fisik di setiap SKPD semuanya diarahkan untuk masayrakat. Kendati demikian Dinas/ Intsansi/ Badan akan diberikan anggaran tamabahan untuk melancarkan koordinasi dan lobi-lobi dengan Pemerintah Provinsi maupun pusat agar dapat menyerap dana untuk kegiatan pembangunan di Lombok Timur.
Selain itu Lombok Timur juga mendapatkan bagian dari Cukai tembakau sebesar 36 Milyar rupuah yang akan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur, penghijauan dan bidang kesehatan. Sedangkan jatah 32 Milyar yang diterima oleh Provinsi, awalnya merupakan jatah untuk Lombok Timur untuk pembangunan pabrik rokok. “kita sudah melakukan kesepakatan dengan Pemda Provinsi NTB pembangunan pabrik rokok diserahkan pada Provinsi untuk menangani” jelas Bupati.
Sementara itu kaitannya dengan penyelenggaraan Keaksaraan Fungsional (KF) untuk pengentasan buta aksara, Sukiman menjelaskan kegiatan ini akan melibatkan semua stakeholder yang ada termasuk smeua Kepala Dinas/ intnasi yang dikerahkan untuk menjadi tim monitoring pelaksanaan kegiatan tersebut.
Pada rapat yang dihadiri Camat, Kepala Desa, dan Pimpinan PKBM dan Lembaga yang menjadi mitra program KF, Bupati meminta mempertanyakan kesiapan dari pnyelenggara seperti ketersediaan dan kulaitas tutor yang dimiliki. Sehingga diharapkan KF yang akan diadakan selama 32 hari yakni pada bulan November sampai Desember nanti dapat berjalan dengan baik dan jumlah buta aksara di Lombok Timur dapat berkurang .
Dalam rapat tersebut Bupati juga menyinggung peresmian 10 Desa Persiapan yang akan dilakukan serentak pada 1 November mendatang. Sedangkan 21 Desa lainnya akan diresmikan 1 Desember. Sehingga pada tahun 2010 di Lombok Timur akan ada 150 Desa/ Kelurahan dan 25 Kecamatan, dimana 5 Kecamatan baru hasil pemekaran akan diresmikan 1 januari 2010. [Humas dan Protokol]
Bupati Lombok Timur, H Sukiman Azmi meminta pihak surveyor lokasi penambangan pasir besi di Desa Pohgading Timur untuk coolingdown. Permintaan ini merupakan kesimpulan dari pertemuan muspida Kabupaten Lombok Timur yang baru saja selesai.
“Bupati minta perusahaan untuk coolingdown dulu,” ujar Kapolres Lombok Timur, AKBP Edwin Zadma SIK kepada wartawan di ruang kerjanya.
Terkait masalah pelemparan mobil bupati dan perusakan kendaraan surveyor pihaknya akan tetap tindaklanjuti. “Selama ada laporan kita akan tindaklanjuti karena dalam kejadian ini ada dua kasus. Penganiayaan dan pengerusakan,” jelasnya.
Hanya saja dia menyayangkan tim surveyor yang tidak melakukan koordinasi dengan pihak aparat. “kejadian itu spontan karena masyarakat di lokasi tidak tahu menahu masalah pertambangan itu,” tambahnya
Bupati Lotim Hentikan Survey Tambang Pasir Besi
SELONG, gomong- Bupati Lombok Timur, H Sukiman Azmi meminta pihak surveyor lokasi penambangan pasir besi di Desa Pohgading Timur untuk coolingdown. Permintaan ini merupakan kesimpulan dari pertemuan muspida Kabupaten Lombok Timur yang baru saja selesai.
“Bupati minta perusahaan untuk coolingdown dulu,” ujar Kapolres Lombok Timur, AKBP Edwin Zadma SIK kepada wartawan di ruang kerjanya.
Terkait masalah pelemparan mobil bupati dan perusakan kendaraan surveyor pihaknya akan tetap tindaklanjuti. “Selama ada laporan kita akan tindaklanjuti karena dalam kejadian ini ada dua kasus. Penganiayaan dan pengerusakan,” jelasnya.
Hanya saja dia menyayangkan tim surveyor yang tidak melakukan koordinasi dengan pihak aparat. “kejadian itu spontan karena masyarakat di lokasi tidak tahu menahu masalah pertambangan itu,” tambahnya

Minggu, 27 Juni 2010

Sek Jen Soksi: Lawrence TP. Siburian,Bacakan susunan pengurus SOKSI

KOMPOSISI DAN PERSONALIA
DEWAN PIMPINAN NASIONAL SOKSI
MASA BHAKTI 2010 – 2015


Ketua Umum : Drs. H.Ade Komarudin, MH
Wakil Ketua Umum : Dra. Ria Rumata Aritonang, M.Si
Sekretaris Jenderal : Lawrence TP. Siburian, SH., MH., LL.M

1. Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan: Drs. H.Kahar Muzakir
2. Ketua Bidang Kaderisasi : Rasyidie Dharmawan
3. Ketua Bidang Idiologi dan Politik : H.Hardisoesilo
4. Ketua Bidang Hubungan antar Lembaga : Drs. Andi Purnoko, Ak.
5. Ketua Bidang Cendikiawan, Penelitian dan
Pengembangan : Ir. Johanes W. Nurwono. MBA
6. Ketua Bidang Komunikasi dan Sistim Informasi: Ir. H.T. Suriansyah, M.Si
7. Ketua Bidang Peranan Wanita, Kesetaraan Gender
Dan Perlindungan Anak : Hj. Itje Siti Dewi Kuraesin, S. Sos, MM
8. Ketua Bidang Ketenagakerjaan : Dr. Mathias Tambing, SH
9. Ketua Bidang Tani dan Nelayan : Mayjen(Purn)Yussuf Solichien
Martadiningrat M, P.hD
10. Ketua Bidang Pendidikan : Fatahillah Ramli, SE,.MH
11. Ketua Bidang Pertanian dan Kehutanan : Firman Subagyo, SE,.MH
12. Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan : Ir. Max Tehusalawany
13. Ketua Bidang Olah Raga dan Pemberantasan,
Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap
Narkotika (P4GN) : Dr. Capt. Anthon Sihombing
14. Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan : Drs. Nurdin Halid
15. Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral: Drs. Djoko Purwogemboro
16. Ketua Bidang Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan
Koperasi : Emir Baramuli, MBA
17. Ketua Bidang Infrastruktur &Perumahan Rakyat: Ir. Soeharsoyo
18. Ketua Bidang Pemerintahan & Otonomi Daerah: Dr. Dato. KRT. H.Indra Adnan
19. Ketua Bidang Hukum dan HAM : Drs. Agun Gunanjar Sudarsa, M.Si
20. Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan: Saud L. Tobing
21. Ketua Bidang Hubungan Internasional : Ir. H. Amri Siregar
22. Ketua Bidang Kerohanian : Nusron Wahid, SS
23. Ketua Bidang Seni dan Budaya : Tantowi Yahya
24. Ketua Bidang Pelajar, Mahasiswa dan Pemuda: Dewi Asmara Oetojo, SH.,MH.
25. Ketua Bidang Perindustrian : Gusti Anwar Alamsyah
26. Ketua Bidang Perdagangan : Y. Rawi Dandono, MBA
27. Ketua Bidang Kependudukan dan Kesehatan: dr. Charles J. Messang
28. Ketua Bidang Pengembangan Masyarakat dan
Lingkungan Hidup : dr. Hernalom Gultom
29. Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat : Ferdiansyah, SE,.MM
30. Ketua Bidang Kerjasama Ormas dan LSM: Drs. Valentino Barus





Sekretaris Jenderal : Lawrence TP. Siburian, SH., MH., LL.M

1. Wasekjen Bidang Organisasi dan Keanggotaan: Hakim Kamaruddin, S.Sos
2. Wasekjen Bidang Kaderisasi : Ir. Ichsan Firdaus
3. Wasekjen Bidang Ideologi dan Politik : Drs. R. Hadymartomo, SH
4. Wasekjen Bidang Hubungan Antar Lembaga: Ir.Ahmad Husin Siregar, MM
5. Wasekjen Bidang Cendikiawan, Penelitian dan
Pengembangan : Andi J. Rahman
6. Wasekjen Bidang Komunikasi dan Sistim Informasi: Tyas I. Iskandar, SH., MH
7. Wasekjen Bidang Peranan Wanita
Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak : Dra. Antarini Malik
8. Wasekjen Bidang Ketenagakerjaan : Eddy Susilo, SE
9. Wasekjen Bidang Tani dan Nelayan : Lasti Handini, M.Sc
10. Wasekjen Bidang Pendidikan : Taufan Eko Nugroho
11. Wasekjen Bidang Pertanian dan Kehutanan: M. Lutfi Alkatiri,SE
12. Wasekjen Bidang Kelautan dan Perikanan : Budi Santoso Rahman, SH., MH
13. Wasekjen Bidang Olahraga dan Pemberantasan,
Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap
Narkotika (P4GN) : Siti Fathonah Suwandi, SE
14. Wasekjen Bidang Ekonomi dan Keuangan : Edison Betaubun, SH., MH
15. Wasekjen Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral : Wendy Nugraha, MBA
16. Wasekjen Bidang Usaha Mikro, Kecil&Menengah : Budi Ruseno, MBA
17. Wasekjen Bidang Infrastruktur&Perumahan Rakyat : Wira Putra Raymond
18. Wasekjen Bidang Pemerintahan &Otonomi Daerah : Dra. Endang Prihatini, M.Si
19. Wasekjen Bidang Hukum dan HAM : Yayat Y. Biaro
20. Wasekjen Bidang Pertahanan dan Keamanan : Mira Buanawaty, SH
21. Wasekjen Bidang Hubungan Internasional : Christina Aryani, SH., SE
22. Wasekjen Bidang Kerohanian : Drs. Joseph A. Naysoi
23. Wasekjen Bidang Seni Budaya dan Pariwisata : Nurohmah A. Mus
24. Wasekjen Bidang Pelajar, Mahasiswa dan Pemuda : Ir. Haris Ali Moerfi
25. Wasekjen Bidang Perindustrian : Dra. Eva Howan Tarigan
26. Wasekjen Bidang Perdagangan : Lalu Mara Satyawangsa
27. Wasekjen Bidang Kependudukan dan Kesehatan : Ir. Markus Nari, M.Si
28. Wasekjen Bidang Pengembangan Masyarakat dan
Lingkungan Hidup : Ir. Dipa Malik
29. Wasekjen Bidang Pengabdian Masyarakat : Drs. H. Bambang Haryono
30. Wasekjen Bidang Kerjasama Ormas dan LSM : Purwoko J. Sumantri, SH., MH
31. Wasekjen Bidang Umum : Zainal Abidin Husein, SE

Bendahara Umum : Melchias M. Mekkeng

1. Wabendum Bidang Organisasi dan Keanggotaan : Leonard Chendra, MIB
2. Wabendum Bidang Kaderisasi : Bobby Napitupulu, SE., MBA
3. Wabendum Bidang Ideologi dan Politik : Robby Sumendap
4. Wabendum Bidang Hubungan Antar Lembaga : Robert Joppy Kardinal
5. Wabendum Bidang Cendikiawan, Penelitian dan
Pengembangan : Drs. Hasanuddin
6. Wabendum Bidang Komunikasi&Sistim Informasi: Tana Karyani Suhardiman, B.Art


7. Wabendum Bidang Peranan Wanita
Kesetaraan Gender & Perlindungan Anak : Ny. Purnama Sitompul, SS
8. Wabendum Bidang Ketenagakerjaan : Rudy Sanyoto, SE
9. Wabendum Bidang Tani dan Nelayan : Chandra K. Dewi, SE., M.Si
10. Wabendum Bidang Pendidikan : Dra. Dewi P. Yunus
11. Wabendum Bidang Pertanian dan Kehutanan : Dra. Farida Effendi
12. Wabendum Bidang kelautan dan Perikanan : Finneke Awuy
13. Wabendum Bidang Olahraga dan Pemberantasan,
Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap
Narkotika (P4GN) : Maya Wirdiani
14. Wabendum Bidang Ekonomi dan Keuangan : Eka Sastra
15. Wabendum Bidang Energi&Sumber Daya Mineral : Nung Widianingsih Frans
16. Wabendum Bidang Usaha Mikro, Kecil
Dan Menengah : Ivan D. Gultom
17. Wabendum Bidang Infrastruktur dan
Perumahan Rakyat : Irawadi D. Hanafi
18. Wabendum Bidang Pemerintahan & Otda : Supriyadi Syarif, SE., SH
19. Wabendum Bidang Hukum dan HAM : Andi Rio Idris, SH., M.Kn
20. Wabendum Bidang Pertahanan dan Keamanan : Galumbang Sitinjak, SE., Ak
21. Wabendum Bidang Hubungan Internasional : Aartje Loppies
22. Wabendum Bidang Kerohanian : Gousta Feriza, SH., MH
23. Wabendum Bidang Seni Budaya dan Pariwisata : Syakti Maya Lucida, SH
24. Wabendum Bidang Pelajar, Mahasiswa dan Pemuda: Rahman Akil, MA
25. Wabendum Bidang Perindustrian : Rahmat Taher, MBA
26. Wabendum Bidang Perdagangan :
27. Wabendum Bidang Kependudukan dan Kesehatan : Intan Katopo
28. Wabendum Bidang Pengembangan Masyarakat dan
Lingkungan Hidup : Dra.Winora Siregar
29. Wabendum Bidang Pengabdian Masyarakat : dr. Beetwen Lutham
30. Wabendum Bidang Kerjasama Ormas dan LSM : Ferry Tanto
31. Wabendum Bidang Umum : Debby Emelia

DEPARTEMEN-DEPARTEMEN

1. Departemen Organisasi dan Keanggotaan :

a. Helmi Zein
b. Tri Susilowaty, SH
c. Adi Sukemi
d. Irfan Syahrial

2. Departemen Kaderisasi :

a. Barita Richy Ricky
b. Fakhry R. Sudjana, SH
c. Joni Arifin
d. M. Supriyadi



3. Departemen Ideologi dan Politik :

a. dr.Harry Siregar
b. Tajom Sinambela, SH
c. Donny Iman Priambodo
d. Slamet Pramono, SE

4. Departemen Hubungan Antar Lembaga :

a. Abdulah Yasin Daulay
b. Yuliansyah, S.Sos
c. Stevanus Wadu
d. Andra Pitariasari, BBA

5. Departemen Cendikiawan, Penelitian dan Pengembangan :

a. Sidi Mawardi
b. Sari Yuliati
c. Mariam Alfiroh, SE
d. Eddy Budi Prabowo

6. Departemen Komunikasi dan Sistim Informasi :

a. Rusmin Effendi, SH
b. Rayi Tara Suhardiman
c. M. Lutfie
d. Moh. Ichsan

7. Departemen Peranan Wanita Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak :

a. Ir. Rini Siregar
b. Yussi Yusuf, SE
c. Yussi Fauziah
d. Marlen J. Petta, SH

8. Departemen Ketenagakerjaan :

a. H. Ali Akbar
b. Dra. Annie M. Simanjuntak
c. Mira Maharani
d. Dr. Ali An Seun Geun

9. Departemen Tani dan Nelayan :

a. Zulhendry Hasan, SH., MH
b. Eddy Soekwanto
c. Mikael Laba Kleden
d. Syarif Hidayat




10. Departemen Pendidikan :

a. Dr. Syahril Chaniago, MP.b
b. Max Akihary
c. Ir. Ali Muksin
d. Natasha Lutfie

11. Departemen Pertanian dan Kehutanan :

a. Ir. Aroem Sabil, M.Si
b. Putra Baskara Baramuli, MBA
c. Nurliah
d. Sonny Patiselano

12. Departemen Kelautan dan Perikanan :

a. Drs. Yoga Kumala, Dipl. PR, M.Si
b. Ir. Effendi Hutahaean, MM
c. Wahyu Sanjaya
d. Jeckson Ronald Sibarani

13. Departemen Olahraga dan Pemberantasan, Pencegahan, Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) :

a. Pungky Sukmawaty
b. Andi Hidayat, SH
c. Arnaldi Ezra Baramuli
d. Jalu Akasah, SE

14. Departemen Ekonomi dan Keuangan :

a. Saidu Solihin
b. Helman Simanjuntak
c. Tony Mauritz Napitupulu
d. Hendrik L. Karo Sekali

15. Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral :

a. Ir. Ramses Harianja
b. Yosia Lesley, SH
c. Togi B. Aritonang
d. Mahreje Wahab

16. Departemen Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi :

a. Ernawati Tahang
b. Roberto Hutapea
c. Stella Stevanie
d. Amin Sinaga

17. Departemen Infrastruktur dan Perumahan Rakyat :

a. Bachtiar Ravanela Ujung
b. Amalia Lase, SH., MH
c. Erman Purboyo
d. Fahrianto

18. Departemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah :

a. Drs. Fo Era Era Harefa
b. Nasrullah, SH
c. Husni Siregar
d. Ronny Wungkana

19. Departemen Hukum dan HAM :

a. Jurnalis Kamaru, SH
b. Andre Uniputty, SH
c. Ulises Tampubolon, SH., MH
d. Fitria Disah Djemat, SH
e. Darwis Marpaung, SH., MH

20. Departemen Pertahanan dan Keamanan :

a. Sangga Sinambela, SH., MH
b. Pinto Jayanegara
c. Mario W. Tanasale, SH., MH
d. Dorel Almir, SH

21. Departemen Hubungan Internasional :

a. Tjut Shanaz, SH., MH
b. Jim Lomen Sihombing, SE
c. Ratih Yulianti
d. Tiar Rossa Sinaga, SH., MM

22. Departemen Kerohanian :

a. Hj. Arofah Nizarwan
b. M. Sayidi
c. Taufik Rahman, S.Ag
d. Dra. Netty Elida. H. MM

23. Departemen Seni Budaya dan Pariswisata :

a. Vivi Effendi
b. Joice Asa
c. Gammal Asgar, SE
d. Drs. Moh. Shopani

24. Departemen Pelajar, Mahasiswa dan Pemuda :

a. David Situmorang, SE., M.Si
b. Soraya M. Sultan, SH
c. Ismail
d. M. Asep Solihin

25. Departemen Perindustrian :

a. DR. Hotner Tampubolon, MM
b. Dra. Nur Dekryanti Juliah, M.Pd
c. Andrew Simatupang, SH
d. Eko Andryanto, SE

26. Departemen Perdagangan :

a. Iras Tiur Maria
b. Rahmat Sugarwanto
c. Dondi Rifardi
d. Ir. Abdul Firman

27. Departemen Kependudukan dan Kesehatan

a. Viktor Nadapdap, SH., MH
b. Yurike Sari
c. Radityo Muhammad
d. Drs. Achmad Annama Chayat

28. Departemen Pengembangan Masyarakat dan Lingkungan Hidup :

a. Drs. Talul Ludofikus Korbaffo, BA
b. M. Yusuf, S.Kel., M.Si
c. Nungky
d. Nouval Al Rasyid, SH

29. Departemen Pangabdian Masyarakat :

a. Fanuel R. Guyana, SH., MH
b. James Sihombing, SH
c. Ahmad Husein, SE., MBA
d. Juniarto

30. Departemen Kerjasama Ormas dan LSM :

a. Junianto, S. Sos
b. Hendry P.H. SI.P
c. William Yioda
d. Drs. JB. A. Puhar, S.Sos

Jumat, 25 Juni 2010

Ade Komarudin Ketum Soksi Lawrence Siburian Sekjen


Ade Komarudin Ketum Soksi Lawrence Siburian Sekjen
  Lawrence bacakan susunan pengurus soksi 2010-2015 di H.Crown Jakarta
PENDIRI SOKSI (Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia) Suhardiman mengumumkan susunan lengkap pengurus SOKSI periode 2010-2015 dengan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional SOKSI Ade Komaruddin.
Susunan pengurus tersebut dibacakan Lawrence Siburian di Jakarta, Jumat malam, disaksikan Suhardiman, Ade Komaruddin, dan puluhan calon pengurus lainnya.Dalam susunan kepengurusan itu Ade Komaruddin dibantu seorang wakil ketua umum, yakni Ria Ru-mata Aritonang, serta 22 orang ketua. Sekjen dijabat Lawrence Siburian dengan 23 wakil sekjen, serta bendahara umum dijabat Melchias M Mekkeng yang dibantu 23 wakil bendahara umum. Kepengurusan itu juga dilengkapi 22 departemen. Dengan demikian, total pengurus sebanyak 150 orang.
Kepengurusan tersebut disusun Suhardiman setelah Munas IX SOKSI di Cisarua, Bogor, pada Minggu (23/5), gagal membentuk kepengurusan.Pada kesempatan itu. Suhardiman menegaskan SOKSI harus menjadi ormd-- penjaga moral sekaligus menentang budaya moiuy fKilitic atau transaksi politik demi kekuasaan. "SOKSI harus menjadi pelopor pnM. demokratisasi yang menentang transaksional politik atau praktik money politic serta menjadi gardj terdepan menantang xmua bentuk transaksional politik demi mencapai kekuasaan," ujar dia.
Sementara itu. Ade Komaruddin menyatakan, ke depan SOKSI akan mengembangkan pola kepemimpinan yang bersih dan amanah. Karvna itu, SOKSI harus dibersihkan dari praktik politik uang. "SOKSI akan memelopori dan memerangi politik uang untuk mencapai kekuasaan," katanya.Dikemukakan, SOKSI harus tampil dengan karya nyata dan pengabdian kepada masyarakat.

Resmi dilantik 25 Juni 2010
Jajaran kepengurusan Dewan Pimpinan Nasional SOKSI
di bawah pimpinan Ade Komarudin untuk masa bakti 2010-2015 resmi dilantik.
Pelantikan dilakukan pendiri SOKSI Prof Suhardiman yang didampingi Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, dan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung, di Jakarta, Jumat (25/6) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Aburizal berharap konflik yang terjadi di tubuh SOKSI bisa diselesaikan melalui rekonsiliasi, sehingga tak ada perpecahan.
Ia juga meminta agar pihak yang berseteru tidak memaksakan kehendaknya. Untuk itu, kedua pihak harus bersatu dalam kepemimpinan SOKSI. "Jika tidak mau, kita bikin mau," katanya.
Selain dihadiri 33 jajaran pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI dan juga pimpinan lembaga konsentrasi, acara ini juga dihadiri sejumlah pengurus DPP Partai Golkar, di antaranya Bendahara Umum Setya Novanto, Ketua Rully Chairul Azwar dan Firman Subagyo, Wakil Sekjen Ricky Rachmadi, Wakil Bendahara Melchias Markus Mekeng, dan anggota F-PG DPR Agun Gunanjar Sudarsa.
Pada kesempatan ini, pendiri SOKSI Prof Suhardiman mengakui, dinamika dan romantika yang terjadi di internal SOKSI belakangan ini, harus dihadapi sebagai pelajaran sekaligus tantangan bagi pengurus Depinas SOKSI 2010-2015.
"Depinas SOKSI ke depan harus mampu menjawab tantangan dengan melakukan konsolidasi dan program aksi yang jelas demi kepentingan rakyat kecil. Jika ada gerakan liar yang ada saat ini, jangan terlalu dipusingkan. Ibarat pepatah, anjing menggonggong kafilah berlalu.
Buktikan eksistensi pengurus dengan kegiatan yang berorientasi bagi kepentingan dan kemaslahatan masyarakat. Saya kira, hanya dengan cara seperti itu eksistensi SOKSI akan tetap terjaga," ujarnya.
Suhardiman juga mengimbau kader-kader SOKSI untuk senantiasa membangun semangat kebersamaan, kekeluargaan dan gotong royong sebagai wujud kecintaan kepada organisasi. "Wujud jawaban terhadap dinamika dan romantika tantangan SOKSI saat ini adalah melakukan revitalisasi fungsi dan peran organisasi. Revitalisasi gerakan yang dimulai dengan kembali ke jati diri SOKSI, back to origin, kembali ke semangat awal pendiriaanya, yaitu semangat sosialisme Pancasila. Itulah dasar dan fondasi bagi gerakan dan langkah SOKSI ke depan," ujarnya.
Selain itu, Suhardiman juga mengingatkan soal fenomena anomali krisis multidimensi akan mengerucut menjadi lima bencana nasional di bidang ekonomi, sosial, politik, hukum dan bencana alam.
"Untuk mengantisipasi hal itu, Depinas SOKSI ke depan harus terpanggil menyuarakan kebenaran dan keadilan melalui semangat solidaritas, kesetiakawanan sosisal serta membangun komunikasi yang lebih manusiawi dan beradab," katanya.
Menurut Suhardiman, masih maraknya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), tingginya angka pengangguran, lemahnya penegakan dan supremasi hukum, munculnya berbagai praktik mafia hukum dan mafia peradilan, makelar kasus, aksi terorisme, perilaku sadis dan tidak bermoral, serta menguatnya semangat aliran ada kedaerahan, menunjukkan betapa individualis, materialis, dan hedonisme semakin mengerogoti karakter generasi muda sebagai bangsa beradab.
"Kondisi ini harus menjadi keprihatinan dan perhatian Depinas Soksi ke depan. Adalah suatu fakta sejarah yang tidak dapat dimungkiri bahwa SOKSI adalah salah satu pendiri Partai Golkar. Selaku pendiri, SOKSI tidak pernah melupakan apalagi melepaskan tanggung jawabnya untuk tetap berjuang bersama Golkar," ujarnya.

Catur Bangkit SOKSI

Sementara itu, Ketua Umum Depinas SOKSI Ade Komarudin dalam sambutannya mencanangkan program Catur Bangkit SOKSI sebagai implementasi dari program kepengurusan Soksi lima tahun ke depan.
"Saya menyadari bahwa setiap periode kepengurusan memiliki tantangan yang berbeda dan akan dihadapi dengan strategi dan cara yang berbeda pula. Yang pasti ke depan, saya akan menciptakan sejarah baru kebangkitan kembali SOKSI," ucapnya.
Karena itu, tutur dia, dia meminta pengurus Depinas SOKSI menngimplementasikan program Catur Bangkit SOKSI.
Menurut Ade, program ini adalah bagian dari keinginan dan tujuan untuk mewujudkan era emas kebangkitan SOKSI dalam lima tahun ke depan.
"Saya optimistis, hanya dengan kerja keras, ketekunan, kejujuran dan hati yang bersih, kesetiaan dan komitmen, kerja sama dan dukungan semua pihak akan menjadi kekuatan mewujudkan program ini," katanya.
Menurut Ade Komarudin, program pertama yang akan dicapai adalah menguatkan struktur kelembagaan SOKSI sampai ke tingkat dewan pimpinan ranting di seluruh Tanah Air. /HALIM





Hasil Munas Soksi yang menghasilkan Rusli Zainal sebagai Ketau Umum sudah dilaporkan ke Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical. Partai Golkar pun menerima hasil keputusan tersebut.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Provinsi Sulawesi Tenggara, Ali Majid mengungkapkan hal itu dalam perbincangan Proteksi, Jumat (25/06/2010). "Malam ini kita melakukan pelantikan pengurus dewan pimpinan nasional yang baru di bawah tampuk Rusli Zainal," kata mantan gubernur tersebut.

Pelantikan dilaksanakan di Hotel Royal Garden, di Cisarua, Bogor. Menurut Ali, hasil Munas Soksi sudah disampaikan kepada Ketua Umum Golkar, Sekjen Golkar dan Bendahara.

"Bila tida ada halangan, Sekjen Golkar akan menghadiri acara pelantikan ketua umum Soksi yang baru," kata Ali.

Menjawab adanya upaya penunjukan ketua umum Soksi di luar Munas yang konon dilaksanakan kelompok Suhardiman selaku pendiri Soksi, menurut Ali, sesuai AD/ART ketua umum Soksi hanya dihasilkan lewat munas.

"Kalau ada penunjukan ketua umum tanpa melalui Munas, jelas langkah tersebut illegal karena bertentangan dengan aturan organisasi," kata Ali.

Dia menjelaskan, lanjutan Munas Soksi ini diikuti 28 provinsi. Seluruhnya memberikan dukungan kepada Rusli Zainal.

"Munas yang kita laksanakan sudah memenuhui ketentuan AD/ART dan memenuhui kourum. Hanya ada 5 provinsi yang tidak ikut. Bagaimana mungkin lima provinsi mau menunjuk ketua umum yang lainnya tanpa jalur munas. Kalau itu dilaksanakan juga, ya, jelas tidak sah," kata Ali Mazi.

Sabtu, 12 Juni 2010

Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mengamankan 19 perempuan warga negara asing (WNA)

Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) mengamankan 19 perempuan warga negara asing (WNA). Para WNA itu diduga menyalahgunakan visa kunjungan untuk bekerja di sebuah spa di kawasan Jakarta Pusat.
“Tadi pukul 17.30 WIB, Ditjen melakukan pemeriksaan di suatu tempat di Jakarta Pusat, 19 wanita berhasil diamankan. Mereka diduga melanggar ketentuan imigrasi karena tidak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen keimigrasian, seperti paspor dan visa,” ujar Direktur Penyidikan dan Penindakan Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM, M Husein Alaydrus.
Hal itu disampaikan dia kepada wartawan di Kantor Imigrasi Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/5/2010).
Dijelaskan Husein, para WNA yang diamankan tersebut berasal dari China, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Uzbekistan. “RRC 5 orang, Thailand 4 orang, Filipina 1 orang, Vietnam 4 orang, dan Uzbekistan 5 orang,” terangnya.
Husein lantas menuturkan, operasi tersebut diawali dengan adanya informasi dari Intelijen Keimigrasian. Kemudian, sebanyak 23 petugas melakukan eksekusi penangkapan terhadap para WNA tersebut.
“Tidak ada perlawanan. Karena petugas kami resmi, dilengkapi dengan surat,” tutur Husein.
Saat ini, kata Husein, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap 19 wanita tersebut. Mereka diduga melanggar Undang-undang Nomor 9 Tahun 1992 tentang Keimigrasian.
“Perihal penyalahgunaan izin keimigrasian,” ungkapnya.
19 perempuan WNA tersebut masih berusia sekitar 20-an tahun. Mereka tampak cantik dan hampir semua berpakaian minim

Jumat, 11 Juni 2010

Ariel dan Luna Maya Penuhi Panggilan Mabes Polri

Jumat, 11 Juni 2010, 16:01 WIB
Smaller  Reset  Larger
Ariel dan Luna Maya Penuhi Panggilan Mabes Polri
Video porno yang diduga mirip ketiga artis dalam gambar di atas, membuat masyarakat resah.

--Artis yang diduga berperan dalam video asusila, Nazriel Ilham alias Ariel Peterpan dan Luna Maya menghadiri panggilan Mabes Polri hari ini. Kedua artis tersebut tampak memasuki Bareskrim Mabes Polri melalui pintu belakang dengan mobil Alphard hitam bernomor polisi B 1 SZI.

Sebelum keluar dari mobil, Ariel tampak sempat menarik tangan Luna untuk menghindari wartawan. Saat memasuki Bareskrim pada pukul 15.05 WIB, tampak pengacara kondang OC Kaligis mendampingi mereka. Selain itu, Direktur 1 Kamtrannas, Saut Usman, juga mengawal dua artis tersebut.

Sayangnya, tidak ada satu pun dari pihak Luna atau pun Ariel yang mau diwawancara. Mereka malah sempat mengecoh para wartawan yang sudah seharian menunggu keduanya.

Wakadiv Humas Polri, Brigjen Pol Zainuri Lubis, mengatakan pemeriksaan terhadap kedua artis tersebut untuk mengklarifikasi tentang kebenaran video yang sudah beredar luas tersebut. Dia juga mengatakan, baik pelaku dan pengedar video porno tersebut dapat dikenakan Undang-Undang Pornografi, Undang-Undang Informasi dan Telematika dan Pasal 282 KUHP tentang pasal asusila. Hingga saat ini, kedua orang tersebut masih ada di Bareskrim Mabes Polri untuk diperiksa.

Kamis, 03 Juni 2010

SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU

Pasangan Pengantin Berbahagia  Dewi Chandra Perdana Kusuma Dengan Akhmad Dwiyoga M

Resepsi di adakan di Hotel Mulia Jakarta 21 Maret 2010

SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU

"Silahturahmi kepada Sesepuh" Ibunda Ian Santoso

Menjelang bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini, silaturahmi kepada para sesepuh  merupakan tindak lanjut untuk meningkatkan komitmen, perhatian dan mengambil langkah-langkah nyata untuk memberikan dukungan yang terbaik bagi para sesepuh menikmati masa tuanya, yang telah berjasa pada bangsa dan Negara tercinta, Republik Indonesia. Demikian keterangan Komandan Lanud Surabaya Kolonel Pnb Gatot Purwanto saat silahturrahim di kediaman Ibu Kosadelina Halim Perdana Kusuma, Kolonel Purn Suhartinah, Letkol Purn Tin Sapartinah dan beberapa kediaman sesepuh lainnya di Jl. Kencana Sari 4 Surabaya, diikuti oleh Ketua PIA Ardhya Garini Cab. 4/D II Lanud Surabaya beserta pengurus dan Staf Lanud Surabaya. Selasa (18/8).

Menurut Kolonel Pnb Gatot Purwanto, kegiatan-kegiatan rutin seperti mengunjungi para sesepuh yang sudah lansia di tempat kediaman masing-masing, merupakan suatu peristiwa yang akan disambut dengan tangan terbuka oleh semua pihak. tentunya dan menumbuhkan budaya silaturahmi yang menyejukkan dan memacu semangat kebersamaan untuk membangun masa depan TNI AU Khususnya yang lebih maju, karena dalam kesempatan siahturrahmi tersebut Kita dapat berbagi pengalaman juga menerima saran, pendapat bahkan kritikan yang membangun guna kemajuan TNI AU khususnya di masa mendatang.

Dalam Kesempatan tersebut, Ibu Kosadelina yang merupakan istri dari (alm) Bapak Halim Perdana Kusuma dan orang tua dari Marsekal Madya Purn Ian Santoso Halim Perdana Kusuma, masih bisa bercerita dengan jelas tentang perjuangan Alm Bapak Halim Perdana Kusuma di mulai dari Beliau dilahirkan di Sampang, 18 November 1922. kemudian beliua menamatkan HIS, MULO dan sekolah Pamongpraja di Magelang. Selanjutnya beliau masuk Sekolah Angkatan Laut di Surabaya. Setelah itu beliau melanjutkan pendidikan Royal Canadian Air Force bagian navigator di Inggris. Pada tahun 1947, kemudian ditugaskan untuk membina AURI di Sumatra, dan pada bulan Desember tahun 1948, Alm. Bapak Halim Perdana Kusuma dan Marsma Ismayudi ditugaskan membeli kelengkapan senjata di Thailand. Keduanya ditugaskan dengan pesawat terbang jenis "Enderson". Pesawat terbang itu dipenuhi dengan berbagai senjata api, di antaranya karbin, sten-gan, pistol dan bom tangan. Tanggal 14 desember 1948, dalam perjalanan pulang, pesawat terbang tersebut jatuh dan diketemukan di sebuah kawasan hutan berdekatan dengan Lumut, Perak, Malaysia. Jasad beliau kemudian  dibawa balik ke Indonesia dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Sementara Pemerintah Indonesia memberikan penghormatan atas jasa dan perjuangan Bapak Halim Perdana Kusuma, dengan menganugerahi gelar Pahlawan Nasional dan mengabadikan namanya di sebuah lapangan terbang (Bandar Udara) internasional Halim Perdanakusuma di Jakarta. Juga dengan mengabadikan namanya pada kapal perang KRI Abdul Halim Perdanakusuma.

Kamis, 27 Mei 2010

Dewi Chandra Perdanakusumah dgn Akhmad Dwiyoga M

SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU
semoga Menjadi Pasangan Pengantin Yangf Sakhinah Mawardah
Resepsi Pernikahan Putri Kabais Marsekal Ian Santoso Perdana Kusumah Di Hotel Mulia 21 Mei 2010

Munas SOKSI dilanjutkan Agustus Mendatang

Senin, 24 Mei 2010

Munas SOKSI dilanjutkan Agustus mendatang


Musyawarah Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) IX sempat memanas. Perserta ricuh dengan melayangkan kursi di arena Munas. Ini dipicu tata tertib (tatib) yang mengharuskan calon
ketua umum ormas pendukung Golkar itu berdomisili di Jakarta.
Munas SOKSI berlangsung di Hotel Ever Green, Cisarua, Bogor. Pada Minggu (23/5) sekitar pukul 01.00 WIB, dibacakan pandangan umum soal batasan calon ketua umum harus berdomisili di Jakarta. Peserta meminta agar pasal 41 soal ketua umum berdomisili di Jakarta diganti menjadi berdomisili di wilayah NKRI.
Ketika akan dibahas, seorang perserta yang diduga dari Jawa Barat, membanting kursi. Kondisi ini memancing kemarahan perserta lainnya yang balas melayangkan kursi ke arah tempat duduk ‘kontingen’ Jawa Barat. Perserta dari Sumatera, Indonesia Bagian Timur dan Kalimatan marah kepada tim Jawa Barat. Perang kursi tak terhindarkan.
Peserta Jawa Barat yang merupakan pendukung Ade Komaruddin kabur meninggalkan arena munas. Tidak jelas siapa wakil Jawa Barat yang memancing keributan itu.
Akibat keributan ini, kandidat ketum Rusli Zainal, Ade Komaruddin dan pendiri SOKSI, Suhardiman, langsung dievakuasi oleh panitia. Keributan ini berlangsung sekitar 30 menit. Situasi mulai reda ketika perserta lain menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Tatib pasal 41 yang menyebut calon ketum harus berdomisili di Jakarta merupakan pemicu keributan antarpeserta. Pasal itu untuk menjegal kandidat dari Riau Rusli Zainal dan menguntungkan posisi Ade Komaruddin yang berdomisili di Jakarta. Perlu diinformasikan bahwa lebih separoh pengurus Soksi dari berbagai provinsi meminta soal batas wilayah calon kandidat itu dihapus.
“Batasan calon ketum tidak boleh dari daerah, ini jelas akal-akalan saja,” kata Wakil Sekretaris Soksi Kaltim, S Wijaya, kepada Wartawan.
Tatib Larang Ketua dari Luar Jakarta, Kandidat Lain Protes
Jadwal pemilihan calon ketua umum di Munas Soksi terus molor. Ini sehubungan dalam tata tertib ada pasal yang mengatur kandidat harus berdomisili di Jakarta. Sontak kandidat dari luar Jakarta protes.
Seharusnya Munas Soksi sudah berakhir pada Sabtu (22/05) malam. Namun urusan memilih calon orang nomor satu ini terus molor.
Ini sehubungan saat pembahasan di komisi A bidang organisasi soal tatib pasal 41, di mana pasal itu menyebutkan calon ketua umum harus berdomisili di Jakarta.
Pasal ini tentunya menguntungkan posisi Ade Komaruddin yang memang berdomisili di ibukota negara. Sementara kandidat ketum lain, Rusli Zainal dari Riau.
Menurut Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Kalimantan Timur, Sutarno Wijaya, pasal tersebut dianggap sebagai upaya untuk menjegal kandidat dari luar Jakarta.
“Zaman sudah semaju ini, kenapa pola pikir kita justru mundur. Sekarang ini transportasikan sangat mudah untuk ke Jakarta. Jadi saya kira pasal 41 itu tidak relevan. Ini hanya akan-akalan saja untuk menjegal kandidat dari daerah,” kata Sutarno.
Dia juga menjelaskan, menjadi ketua umum merupakan jabatan kolektif. Struktur jabatan, ada sekretaris, wakil ketua dan jajaran pengurus lainnya. Jajaran pengurus lainnya bisa saja berdomisili di Jakarta.
“Jadi tidak masalah kan kalau ketuanya dari luar Jakarta. Pasal tersebut seakan dipaksanakan untuk menghalangi kesempatan pengurus soksi dari daerah,” katanya.
Suhardiman Tutup Munas SOKSI Tanpa Hasilkan Ketua Umum Baru
Musyawarah Nasional (Munas) IX Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) telah ditutup tanpa dihadiri 24 Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) se-Indonesia. Munas gagal memilih ketua umum yang baru.
Secara tiba-tiba pendiri SOKSI yang juga Ketua Dewan Penasihat Suhardiman menutup Munas yang hanya dihadiri dua pimpinan sidang pada Minggu (23/5) di Hotel Ever Green, Cisarua, Bogor.
Suhardiman menganggap Munas SOKSI ini dead lock. Padahal, peserta Munas yang memberikan dukungan kepada Rusli Zainal merasa Munas tidak buntu.
Dalam pidatonya, Suhardiman menyatakan dia menutup acara Munas tersebut. Munas dia ambil alih dan akan menentukan kepengurusan yang baru tiga bulan mendatang.
Pendukung calon ketum SOKSI Rusli Zainal, berpendapat Munas sengaja diciptakan deadlock sehingga Suhardiman bisa mengambil alih.
“Ini sebagai upaya untuk menjegal kandidat kita, Rusli Zainal. Padahal Munas tidaklah dead lock. Kita tidak terima atas semua ini,” kata Jusam, pendukung Rusli.
Calon ketua umum SOKSI yang berseteru adalah Rusli Zainal dan Ade Komarudin. Kubu Rusli memprotes Tatib yang mengharuskan kandidat berdomisili di Ibukota yang merugikan mereka. Rusli maupun Ade adalah ketua DPP Golkar. SOKSI merupakan ormas pendukung utama Golkar.
Pendukung Rusli Tolak Deadlock, Lanjutkan Munas SOKSI ke Hotel Lain
Penutupan Munas IX SOKSI yang dilakukan pendiri Soksi, Suhardiman, dengan alasan deadlock dianggap inkonstitusionall. Utusan 23 provinsi sepakat melanjutkan jalannya Munas.
Suhardiman menutup Munas sekitar pukul 10.45 WIB yang berlangsung di Hotel Ever Green, Cisarua, Bogor, Minggu (23/5). Ketua Dewan Penasihat SOKSI ini mengambil kesimpulan Munas menemui titik buntu karena tidak ada kesepakatan soal domisili kandidat ketua umum.
“Keputusan Suhardiman ini jelas inkonstitusional. Tidak benar sidang paripurna munas itu mengalami kebuntuan. Kami 23 provinsi menolak keputusan Suhardiman,” kata Ketua SOKSI Kepri, Yun Wahyudi.
Itu sebabnya, peserta dari 23 provinsi kini melanjutkan jalannya Munas. Hanya saja acara Munas berpindah ke Hotel Royal Safari Garden, Cisarua.
“Kita pindah dari lokasi Munas awal, demi keamanan. Karena itu 23 provinsi menolak apa yang menjadi keputusan Suhardiman,” kata Ketua SOKSI Maluku, R Lou Hen Dessy.
Mereka menilai, Suhardiman selaku pendiri tidak punya kewenangan membuat kesimpulan bahwa Munas dead lock.
“Yang memutuskan dead lock itu seharusnya pimpinan sidang Munas, bukan keputusan Suhardiman. Ini jelas sebuah tindakan yang melanggar AD/ART Soksi,” kata Lou.
Utusan 23 provinsi saat ini berada di Aula Badak, Hotel Safari Garden. Mereka berkomitmen untuk mendukung Rusli Zainal, kandidat dari Riau, untuk menjadi ketua umum. Saingan Rusli adalah Ade Komarudin. Kedua tokoh ini adalah ketua DPP Golkar.
25 Depidar Sepakat Pemilihan Ketum SOKSI Ditentukan Agustus
Munas IX SOKSI yang dilanjutkan peserta dari 25 provinsi (sebelumnya 23 provinsi) memutuskan memilih ketua umum baru pada Agustus mendatang. Munas lanjutan ini digelar di Hotel Royal Safari Garden, di Cisarua, Bogor, Jabar, Minggu (23/5).
Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, kepada detikcom, para peserta Munas meminta agar penentuan ketua umum ditunda sampai Agustus mendatang.
Walau demikian, 25 Depidar se-Indonesia menyampaikan pada pimpinan sidang Munas dukungannya kepada kandidat Rusli Zainal.
“Hasil Munas ini hanya mengesahkan hasil sidang komisi. Di antaranya AD/ART, program kerja dan pokok-pokok pikiran. Tapi belum menentukan ketua umum yang baru. Pimpinan sidang kita minta penentuan ketua umum diskorsing sampai Agustus mendatang,” kata Ali yang juga menjabat sebagai gubernur itu.
Dia menjelaskan, dalam Munas SOKSI, tidak mengenal istilah deadlock. Kalaupun terjadi perbedaan pendapat, keputusan akhir dilakukan voting.
“Di mana letak Munas mendatang, akan ditentukan belakangan,” katanya.
Para 25 Depidar juga meminta Aburizal Bakrie menjadi Ketua Dewan Pembina SOKSI periode 2010-2015. Selain itu meminta Bobby Suhardiman menjadi Sekretaris Dewan Penasihat

POLISI JEPANG TERTARIK INOVASI POLANTAS JAKARTA

POLISI JEPANG TERTARIK INOVASI POLANTAS JAKARTA

Rabu, 26 Mei 2010

Banyak Inovasi, Kepolisian Jepang Kunjungi TMC
25-05-2010 18:14:37

Banyaknya inovasi yang dibuat oleh TMC seperti Twitter TMC, Face book TMC maupun penambahan CCTV disetiap ruas jalan, dalam mengatasi kemacetan di Jakarta membuat kepolisian Jepang mengunjungi TMC. Selasa ( 25/05) Sore.

Kunjungan ini diterima langsung oleh Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Condro Kirono serta para pejabat TMC lain seperti Koordinator TMC, AKBP Aries Syahbudin, Wakil Koordintor TMC, Kompol Indra Jafar, Ketua analis TMC Kompol Adhie Santika serta para petinggi Polda Metro Jaya lainnya.

Kedatangan kepolisian jepang ini berjumlah sekitar 36 orang. Mereka ingin mengetahui lebih dekat tentang penerapan teknologi di TMC.

Dalam kunjungan ini kepolisian jepang disuguhkan film mengenai profil Ditlantas Polda Metro Jaya . Juga disuguhkan program unggulan Quick Wins diantaranya meliputi kecepatan mendatangi TKP, transparansi pengurusan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor dan transparansi penyidikan kejahatan ( SP2HP)

Setelah itu, Koordinator TMC, Akbp. Aries Syahbudin memaparkan fungsi dan peranan TMC kepada rombongan Kepolisian dari Jepang . Dalam pemaparan itu Aries menjelaskan mengenai struktur organisasi TMC beserta fungsi dari masing- masing bagian dalam unit TMC, diantaranya Website Lantas, GIS (Geografic Information Sistem), Call Centre, CCTV, Laka Lantas Online dan SMS 1717 dan juga Twitter dan Face book TMC.

Dalam sesi tanya jawab salah peserta rombongan menanyakan fungsi dan peranan dari TMC dalam mengatasi kemacetan akibat demo yang sering terjadi di Jakarta. Menjawab pertanyaan ini Koordintor TMC pun langsung memberikan penjelasan bahwa dalam memonitor unjuk rasa TMC telah menempatkan CCTV di setiap lokasi unras.

“ Oleh karenanya TMC dapat mengendalikan anggota dilapangan untuk mengatasi kemacetan di setiap titik unjuk rasa melalui CCTV,” ujar nya .

Ketua Rombongan Police Superintendent Kazuhiro Vehare mengatakan TMC sangat Inovatif dalam mengikuti perkembangan teknologi. “ Cukup modern dengan teknologinya ,” ujar Kazuhiro setelah diterjemahkan oleh penerjemah.

Setelah di TMC, rombongan kunjungan jepang pun disuguhi atraksi oleh para polwan BM dilapangan Polda . Atraksi berdiri di atas sepeda motor dan pembentukan sejumlah formasi saat pengawalan pejabat negara diperlihatkan, aplaus pun didapatkan dari para rombongan kepolisian jepang.

Bahkan salah seorang rombongan mengapresiasi atraksi dari para polwan ini. “ Hebat , Hebat ,” ujarnya. (erw).

Selasa, 18 Mei 2010



Jadi Komisaris Pertamina

Evita Legowo Diizinkan Rangkap Jabatan

Kamis, 6 Mei 2010

Foto: Koran SI
JAKARTA - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo baru saja dilantik menjadi komisaris PT Pertamina (Persero) oleh Menteri BUMN Mustafa Abubakar.

Evita mengatakan, dirinya telah mendapat izin dari Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh untuk merangkap menjadi Komisaris Pertamina.

"Waktu saya tanya pertama apakah diizinkan merangkap dan dikatakan diperbolehkan, saya bilang oke," tuturnya usai pelantikan Dewan Komisaris Pertamina di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis
Menurutnya saat dirinya baru menjabat sebagai Dirjen Migas, memang ada peraturan yang menyatakan pejabat Dirjen Migas secara otomatis diangkat menjadi sekretaris Dewan Komisaris. Tapi saat ini tidak ada lagi aturan seperti itu.

"Dulu automatis seperti itu, tapi kemudian tidak lagi. Tapi ini seakan-akan hampir kembali seperti dulu. Aturan dulu begitu Dirjen Migas langsung sekretaris Dewan Komisaris," ungkapnya.

Namun demikian, dia mengatakan tidak ada perubahan tugas. Tapi menurutnya memang dia akan lebih memerhatikan Pertamina.

"Salah satunya adalah BBM bersubsidi. Memang BBM bersubsidi kami upayakan volumenya tidak lebih dari target. Kami harus sangat hati-hati, terutama untuk 2010," tuturnya….HALIM


Sebelum Munas SOKSI, Atribut Rusli Zainal Sudah Dicopot

Sebelum Munas SOKSI, Atribut Rusli Zainal Sudah Dicopot

Jelang Munas XI SOKSI (Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia) diwarnai pencopotan atribut salah satu calon ketua umum.

Wakil Ketua Umum Focus Maker, organisasi sayap SOKSI, Johnson Silitonga, menyesalkan pencopotan spanduk dukungan pada Rusli Zainal yang terpampang di halaman arena Munas ke XI SOKSI, Bogor, Jawa Barat.

Pencopotan spanduk Rusli dinilainya tidak memberikan pendidikan politik. Kepada wartawan di Jakarta (Selasa, 18/5), ia mengatakan, seharusnya tindak pencopotan atribut itu tidak terjadi.

"Ini ulah oknum yang tidak menghendaki Rusli Zainal maju sebagai calon ketua umum," ucapnya.

Yang lebih disayangkan Johnson, pencopotan itu terjadi sebelum pemilihan. Sebagai organisasi sayap yang mendukung pencalonan Rusli, apalagi track record Rusli tidak diragukan lagi baik sebagai Gubernur maupau salah seorang Ketua DPP Golkar, terus terang ia merasa geram.

Rusli Zainal sendiri mengaku siap maju dalam pemilihan Ketua Umum SOKSI dalam Munas ke-XI yang berlangsung tanggal 20-23 Mei.

“Ya saya siapa maju pada pemilihan ketua umum SOKSI periode 2010-2015 nanti,” katanya.

Menurutnya keberdaan SOKSI tidak lepas dari Golkar. Apalagi, dirinya sudah berkiprah sebagai kader bertahun-tahun. Sehingga, tekadnya maju dalam bursa pemilihan ketua umum SOKSI nantinya semata untuk membesarkan dan memajukan SOKSI.

Terkait rangkap jabatan sebagai Ketua DPP Partai Golkar, dia memastikan dalam AD/ART tidak ada larangan rangkap jabatan baik sebagai Ketua DPP Golkar dan SOKSI.

“Dalam AD dan ART tidak ada larangan rangkap jabatan tersebut,” tukasnya.

Sebelumnya, Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah SOKSI Riau, Hermansyah, menegaskan majunya Rusli Zainal sebagai salah seorang kandidat, didasarkan atas pengalaman di dalam SOKSI. Menurutnya, Rusli sudah diakui kemampuannya baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Informasi yang diterima, besok (19/5), Rusli Zainal akan deklarasi pencalonan di salah satu hotel di Jakarta.

Sejumlah rival Rusli Zainal dalam bursa calon di antaranya HN Serta Ginting, Alzier D Thabrani dan Paimin Napitupulu

ENDIDIKAN POLITIK KADER BANGSA (P2KB Pendidikan Politik Kader Bangsa (P2KB) segera dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Nasional SOKSI pada tanggal, 17 Mei sd 19 Mei 2010,

Tanggal: Senin, 17 Mei 2010
PP2KB diselenggarakan di Hotel Ever Green, Bogor, Jawa Barat sebelum penyelenggaraan MUNAS SOKSI IX 2010 yang dilaksanakan pada tanggal, 20 Mei sd 23 Mei 2010.

Inilah dewan pengurus
MASA BHAKTI 2005-2010
DEWAN PIMPINAN NASIONAL
DEWAN PIMPINAN NASIONAL SOKSI
MASA BHAKTI 2005-2010

Ketua Umum : Syamsul Mu'arif
Wakil Ketua Umum : Prof. Dr. Thomas Suyatno

Ketua Bid. Ekonomi & Keuangan : Dr. Ir. H. Lili Asdjudiredja
Ketua Bid. Hutan & Lingk. Hidup : KGPH. Joyokusumo
Ketua Bid. OKK : Ir. Ali Wongso H Sinaga
Ketua Bid. Hukum & HAM : Lawrence TP Siburian, S.H., M.H.
Ketua Bid. SI & IS & Pera : Drs. Hardisusilo
Ketua Bid. Industri & Perdagangan : Ir. T. Suriansyah, M.Sc.
Ketua Bid. Ketenagakerjaan : Drs. Serta Ginting
Ketua Bid. Pengabdian Masyarakat : Drs. Firman Subagyo
Ketua Bid. Pertanian & Perkebunan : Ir. Awal Kusumah
Ketua Bid. Seni Budaya & Pariwisata : Endang Agustina Syarwan Hamid
Ketua Bid. Perikanan & Kelautan : Ir. SM. Tampubolon
Ketua Bid. Energi & SD. Mineral : Ir. Ahmadi Noor Supit, M.B.A.
Ketua Bid. Wira usaha & Koperasi : Drs. Malkan Amin
Ketua Bid. Cendekiawan & Litbang : Drs. Ade Komaruddin
Ketua Bid. Mahasiswa & Pelajar : Dewi Asmara, S.H.
Ketua Bid. Pemuda & Olahraga : Jack M. Napitupulu
Ketua Bid. Pemberdayaan Perempuan : Dra. Ambar Yuniarti
Ketua Bid. Hublu & Hankam : Drs. Sukoco Said
Ketua Bid. Kerohanian : Nafsiah Umar Salim
Ketua Bid. Pendidikan : Hardjrianto Tohari. M.A.
Ketua Bid. Kependudukan & Trans. : Drs. Patrice Morin

Seketaris Jenderal : Drs. FMT. Radjagukguk
Wakil Sekretaris Jenderal : Dra. Endang Prihatini, M.Si.
Wakil Sekretaris Jenderal : Drs. Mathias Tambing
Wakil Sekretaris Jenderal : Emir Baramuli, M.B.A.
Wakil Sekretaris Jenderal : Langlang Wilangkoro (Ongko)
Wakil Sekretaris Jenderal : Capt. Anton Sihombing
Wakil Sekretaris Jenderal : Rasyidi Darmawan
Wakil Sekretaris Jenderal : Saud L Tobing
Wakil Sekretaris Jenderal : Fatomy Ashari, S.H., MSi.
Wakil Sekretaris Jenderal : Drs. Djoko Purwogemboro
Wakil Sekretaris Jenderal : Drs. Erwin Ricardo Silalahi
Wakil Sekretaris Jenderal : Syarifuddin Sinaga, S.H.
Wakil Sekretaris Jenderal : Dra. Kiki Ungaro
Wakil Sekretaris Jenderal : Drs. Manggaradja Hutauruk
Wakil Sekretaris Jenderal : Rahman Akil, M.A.
Wakil Sekretaris Jenderal : Drs. Valentino Barus
Wakil Sekretaris Jenderal : Anshori Sinungan, S.H., LLM
Wakil Sekretaris Jenderal : Dra. Efi Rusfian, M.Si.
Wakil Sekretaris Jenderal : Ir. Max Tehusalawany
Wakil Sekretaris Jenderal : K. Sius Pahur
Wakil Sekretaris Jenderal : dr. Charles Mesang
Wakil Sekretaris Jenderal : Drs. Imam Addaruqutni, M.A.

Bendahara Umum : Bobby Suhardiman
Wakil Bendahara Umum : Rudy S Sanyoto, S.E.
Bendahara : Dr. Markum Singodimedjo
Bendahara : Ir. Suharsoyo
Bendahara : Ir. Yohanes W. Nurwono
Bendahara : Dr. Amri Siregar
Bendahara : Drs. Reza Kamarullah
Bendahara : Drs. Hamka Yandu
Bendahara Drs. Syukur Sarto
Bendahara : Yeti Nurni , S.H.
Bendahara : Ir. Moh. Harry Jaya Pahlawan, GKN
Bendahara : Rachmad Taher, M.B.A.
Bendahara : Rae Sita Supit, M.A.
Bendahara : Drs. Yacob Purwanto
Bendahara : Dra. Eva Tarigan
Bendahara : Dra. Maya Lucyda
Bendahara : Drs. Setiawan Sebayang
Bendahara : Drs. Sujudi


DEPARTEMEN - DEPARTEMEN

Organisasi Kaderisasi Keanggotaan
Koordinator : Syukur Achmad
Sekretaris : Drs. R. Hadymartono
Anggota Drs. Syarifuddin Sabang
Drs. Otto Talahattu
Drs. Imam Djuweni
Bella Saphira, S.E.
Drs. Victus Murin
Helman H. Simandjuntak
Evi Latifah, SH

EKONOMI & KEUANGAN
Koordinator : Budi Ruseno, MBA
Sekretaris : Kirwan Soni Harsono
Anggota Hotman Hutabarat, SE
Arisetianto Nugroho, SE
Drs. Azhar Muchlis
Roberto Hutapea, SE
Drs. Ranendra Dangin, Msc

INDUSTRI & PERDAGANGAN
Koordinator : Ir. Eko Budi Santoso
Sekretaris : Dra. Farida Efendi
Anggota Ir. Dipa Malik
Bambang Samuel, S.H.
Drs. Eka Nusa
Hamzah Kosasih
Mustafa Kemal, S.H.

ENERGI & SUMBER DAYA MINERAL
Koordinator : Ir. Husni Thamrin
Sekretaris : Ir. Casper Edo Sitta
Anggota Drs. Indro Hananto
Dondry Candra Kusuma, M.B.A.
Ir. Daniel PJ. Hutabarat
Kara Mustafa, S.H.
Hidayat Jahya, S.E.

KETENAGAKERJAAN
Koordinator : Reyna Usman, M.B.A.
Sekretaris : Drs. Halomoan Hutapea
Anggota Fien Waas
Achmad Mundji
Dra.Anie Simanjunak
Rambun Sumardi, S.E., M.Si.
Bahder Napitupulu, SE, M.B.A.
Johnie Prianto, S.E.

WIRAUSAHA & KOPERASI
Koordinator : Fatahillah, S.E.
Sekretaris : Ir. T. Putut Dariadi, M.Sc.
Anggota Abdul Azis, S.E.
Slamet Pramono, S.E.
Ir. Muzakir Ridha
Dra. Winora Siregar
Abdullah Pala, S.E.
Supriadi Syarif

PERTANIAN & PERKEBUNAN
Koordinator : Ir. Harris Ali Murfi, M.Si.
Sekretaris : Dra. Antarini Malik
Anggota Ir. Irfan Syahrial
Ir. Luvie Triadi
Ir. Muzakir Ridha
Victor Aritonang
Basuki

PERIKANAN & KELAUTAN
Koordinator : Drs. Leo Tomasoa
Sekretaris : Hotman Naiborhu, S.E.
Anggota Drs. Yosef Naisoi
M. F. Horrison, S.H.
Chandra Dewi, S.E.

HUTAN & LINGKUNGAN HIDUP
Koordinator : Drs. Mahredje Wahab
Sekretaris : Drg. Sri Hariningsih
Anggota Heru Purnomo, S.H.
Ir. Hot Asi Simamora
Ir. Iswan Abdulrahman, M.M.
Drs. R. Yoga Kumala, Dipl. P.R.

SISTEM INFORMASI & INFRASTRUKTUR. & PERUMAHAN RAKYAT
Koordinator : Ir. Boyke Muhammad
Sekretaris : Ir. Budi Nasution
Anggota Achmad Yani Siata, S.T.
Ir. Raldi Doy
Erwan Maluyu
Yuniarto

PENDIDIKAN
Koordinator : Y.R. Dandono , MBA
Sekretaris : Lasti Handini, Msc
Anggota Arus Silondae, S.H, LLM
Sunarto, SE, M.M.
Drs. Darsono, M.Si.
Drs. Marihot Simorangkir, M. Sc.
Dr.Ir. Franky Teupere. M.P.

PENGABDIAN MASYARAKAT
Koordinator : dr. Hernalom Gultom
Sekretaris : dr. Betwen Luthan
Anggota Dra. Eni Maulani Singih
Nindy Eleesy Laoh
dr. Rony Rifanie
Hj. Peggy Draupady Wachjo
dr. Elzarida Arbain, M.K.
dr. Mangantar Marpaung

SENI BUDAYA & PARIWISATA
Koordinator : Diana Nasution
Sekretaris : Vivi Efendi
Anggota Vina Panduwinata
Drs. Dewa Rai Budiasa
Connie Nurlita
Lina Efendi
Joseph Hutabarat
Jen Retno
Raymond Pardede, S.H.

KEPENDUDUKAN& TRANSMIGRASI
Koordinator : Dra. Sri Hartini
Sekretaris : Drs. Lutsar Lumbanraja, S.H, Msi
Anggota Drs. Normansyah Sophan
Suli Suwarni, S.H, M.H
Drs. Admiral Faisal
Rony Wawungan
Drs. Mahmud K. Sinaga

HUKUM & HAM
Koordinator : Tisnaya Kartakusumah, S.H.
Sekretaris : Domoli Simanjuntak, S.H.
Anggota Victor Nadapdap, S.H., M.B.A., M.M.
Ferry Juan, S.H.
Ronald Simanjuntak, S.H.
Rini Kamaluddin, S.H.
MF. Harrison, S.H.
Gousta Feriza, S.H, M.H
J. Kamaru, S.H.
Jahifni Y.Ishak, S.H., M. Sc.

KEROHANIAN
Koordinator : KH. Maktub Efendi
Sekretaris : Drs. S.M.S Sadana, M.Si.
Anggota Ir. Efendi Hutahayan
Hj. Arofah Nizarwan
Drs. Nyoman Dharma Setiawan
Andi Asmara, S.H.
Drs. M. Radjagukguk

PEMUDA & OLAHRAGA
Koordinator : Drs. Rushadi, M.Si.
Sekretaris : Syaikul Azhar
Anggota Bachtiar R. Ujung
Boy Kaligis
Steve Wawulangi
Soraya Sultan, S.H
Drs. JB. Achmad Puhar, S.Sos
Ferry Tanto

MAHASISWA & PELAJAR
Koordinator : David Situmorang, SE, M.Si.
Sekretaris : Drs. Nico Silitonga, MM
Anggota Dedi Arianto
Agung Giantoro
Suharyono
Junianto Simanjuntak
Ir. Nefonta Sembiring

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
Koordinator : Tyas Indah, S.H, M.K.A.
Sekretaris : Taty Abdi
Anggota Dra. Dewi Permatasari
Debby Amelia
Dra. Sri Suhartini
Mulat Hapsari, M. Arch
Ir. Rini Siregar
Nung widaningsih Frans
Erna Tahang

CENDEKIAWAN & LITBANG
Koordinator : Dr. Reny Hawadi
Sekretaris : Dr. Syamsudin Manan, S.H., M.H.
Anggota Prof. Suryanto
Ir. Prasetyo Sunaryo, M.T.
Zulfikar Lukman, M.B.A.
Ani Suryani, M.A.
Sidi Mawardi, S.S., M.Si

HUBUNGAN LN & HANKAM
Koordinator : Wendhy Nugraha Tuswandi
Sekretaris : Drs. FO Era Era Harefa
Anggota Drs. Henry Gultom, M.P.P,
Tjandra Mulia, S.H

Mubes WKI Tetapkan Lawrence Siburian Ketua


 Mubes WKI Tetapkan Lawrence Siburian Ketua


Sempat deadlock sehubungan muncul dua kandidat ketua yang punya dukungan sama, akhirnya Musyawarah Besar (Mubes) VI Wira Karya Indonesia (WKI) menetapkan Lawrence TP Siburian sebagai ketua umum dan rivalnya di perhelatan akbar itu, Dewi Asmara Utoyo SE sebagai wakil ketua umum serta sekretarias Johannes Nugroho. Kepengurusan tersebut dilantik pada 30 Agustus 2007 di hotel Shangri-La Jakarta.
Ketua WKI Sumut Drs Iman Swadiri Ginting yang dihubungi, Kamis (23/8) membenarkan hal itu. “Yang paling membahagiakan, wakil Sumut ke Mubes VI WKI mengusulkan banyak kepentingan daerah, diterima di pesta demokrasi itu,� tandasnya. Sumut mengirim utusan ke Mubes yakni Iman Swadiri Ginting yang sebagai pimpinan rombongan, Indra Mada Ritonga, Sunardi Ali, Indrayani Nasution SH, Rusli, Enda Sinaga, Cicik Iskandar, T Sulaimana, M Yusuf, H Marbun.
Sebagiamana diwartakan, Mubes digelar di Hotel Shangri-La Jakarta paa 29 – 31 Juli 2007 yang kemudian deadlock dan untuk mengambil keputusan siapa memimpin organisasi itu empat tahun ke depan ditetapkan Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) sebagai induk organisasi. Setelah melakukan rekam jejak dan menggodok masukan dari dewan pimpinan daerah (Depidar) se-Indonesia termasuk dari WKI Sumut maka dua kekuatan yang semula bakal menjadi pimpinan, dilebur hingga diambil kebijakan menetapkan kepemimpinan sebagaimana disebutkan di atas.
“Di bawah kepemimpinan Bung Lawrence, WKI sudah berkembang, subur dan berbiak. Dengan ditetapkannnya Bung Lawrence memimpin WKI maka Depidar di Indonesia makin bersemangat membesarkan WKI,� tandas Iman Swadiri Ginting.
Mubes dibuka Menpora diwakili Deputi Bidang Pemuda Drs H Syahyan Asmara MSi dan beroleh pengarahan pinisepuh SOKSI Prof Drs Soehardiman SE, Ketua Umum Depinas SOKSI Syamsul Mu’arif, para fungsionaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. HALIM

SOKSI Siapkan Kader Militan untuk Golkar Jangan Pilih Pemimpin yang Koruptif

SOKSI Siapkan Kader Militan untuk Golkar
Jangan Pilih Pemimpin yang Koruptif


Tokoh pendiri SOKSI, Suhardiman.


BOGOR - Salah satu Kelompok Induk Organisasi (KINO) Golkar, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia menggelar kaderisasi di Puncak, Jawa Barat, untuk menempa kadernya menjadi kader militan melalui Pendidikan Politik Kader Bangsa (P2KB). Dalam kegiatan P2KB yang merupakan rangkaian dari Musyawarah Nasional (Munas) IX SOKSI itu, 500 kader digembleng demi memperkuat Golkar di masa-masa mendatang.

Tokoh pendiri SOKSI, Suhardiman, saat menyampaikan pidato sambutan pada pembukaan P2KB di Puncak, Bogor, Jawa Barat, Senin (17/5), menyatakan bahwa selama ini SOKSi telah menjadi salah satu pilar Golkar yang solid. "SOKSI merupakan satu-satunya kekuatan pendiri Partai Golkar yang masih tetap utuh untuk mendukung Partai Golkar, baik sebagai pilar maupun sumber kader," ujar Suhardiman.

Di hadapan 500 kader SOKSI itu, Suhardiman menegaskan bahwa SOKSI harus menjadi garda terdepan untuk mencetak kader–kader yang memiliki karakter dan dan menjunjung tinggi budaya nasional. Karenanya Suhardiman berharap, kegiatan P2KB itu mampu menghasilkan para kader bangsa yang siap siap bekerja dan berjuang demi bangsa dan negara.

"Saya berharap P2KB mampu menghasilkan manusia Indonesia Baru. Manusia Indonesia yang telah menemukan kembali jatidirinya, sehingga mampu mengembangkan dirinya dan berkarya dalam rangka mewujudkan daya cipta, rasa, dan karsa, atau pikiran, perasaan, dan kemauan. Manusia yang demikian itulah yang saya sebut Manusia Karya Swadiri Indonesia," ucapnya.

Tokoh yang dikenal dengan julukan dukun politik itu juga mengatakan, Munas SOKSI kali ini bertepatan dengan ulang tahun SOKSI ke 50. Lebih lanjut Suhardiman menegaskan bahwa bagi SOKSI, usia ke-50 itu harus menjadi momentum untuk melahirkan pemimpin bangsa

SOKSI, lanjut Suhardiman, juga harus menjadi laboratorium bagi kader bangsa maupun kader Golkar yang menjadi gigih berupaya merebut kembali kejayaan Partai Golkar. "Pemimpin yang lahir dari hasil Munas IX Soksi, adalah mereka yang dipersiapkan juga untuk menjadi Pimpinan Golkar dan Pimpinan Bangsa ke depan," tandasnya.

Sementara terkait pemilihan calon ketua umum Depinas SOKSI, Suhardiman wanti-wanti agar sosok yang terpilih untuk memimpin SOKSI nanti adalah figur yang benar-benar mengabdi pada kepentingan nasional dan jauh dari tindakan koruptif. ""Kader Soksi harus senantiasa melawan perilaku korupsi ini. Munas Soksi harus memilih pemimpin yang terbebas dari prilaku tersebut," tegasnya.>Halim<

Ical Dukung Ade Komarudin Pimpin SOKSI


Ical Dukung Ade Komarudin Pimpin SOKSI
Minggu, 16 Mei 2010 | 14:31 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.
JAKARTA, — Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) memberikan dukungan sepenuhnya kepada Sekretaris Fraksi Partai Golkar, Ade Komarudin, untuk menjadi ketua umum Depinas Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) dalam Munas ke-IX. Hal tersebut diungkapkan Ade berdasarkan pesan singkat yang diterimanya dari Ical.

"Dalam pesan singkat itu, beliau menyatakan dukungannya kepada saya dengan alasan beliau menghargai rekomendasi pendiri SOKSI," ungkap Ade, Minggu di Hotel Santika, Jakarta. Pengajuan diri Ade Komarudin sebagai calon ketua umum SOKSI ini juga didukung kuat pendiri SOKSI, Suhardiman.

Menurut Ade, Suhardiman sebagai seorang pendiri dan juga Ketua Dewan Pembina SOKSI memiliki suara yang sangat dihormati Ketua Umum Partai Golkar. "Sebagai kader Golkar, saya siap menerima amanah pendiri SOKSI, Prof Dr Suhardiman, dan amanah Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Amanah yang diberikan ini merupakan kepercayaan yang harus saya laksanakan," ujar Ketua DPP Golkar dan juga Sekretarus FPG DPR tersebut dalam peluncuran buku yang berjudul SOKSI dan Nation Building Revitalization.

Selain Ade Komarudin, calon ketua umum SOKSI yang akan bertanding pada Munas SOKSI tanggal 20-23 Mei mendatang adalah Rusli Zainal (Gubernur Riau), Paimin Napitupulu (Ketua Depidar SOKSI DKI Jakarta), dan Alzie D Thabrani (Ketua Wanhat Depidar SOKSI Lampung). SOKSI merupakan salah satu organisasi masyarakat yang melahirkan berdirinya Partai Golkar. Organisasi yang memiliki jutaan kader di 33 provinsi di Indonesia ini memiliki komitmen dukungan politik dan menyalurkan aspirasi politiknya kepada Golkar.