Media Proteksinews

Media Proteksinews

sample media terbit

sample media terbit

Cari Blog Ini

Memuat...

RNI

RNI
kantor pusat

Senin, 15 Februari 2010

EDWARD SYAH PERNONG

Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo meminta kepada Kapolwiltabes Semarang yang baru, Kombes Pol Edward Syah Pernong SH, untuk menuntaskan kasus-kasus menonjol yang belum terungkap dan menjadi pekerjaan rumah sepanjang tahun 2008.

Menurut Kapolda, tingkat kriminalitas di Kota Semarang menempati peringkat I tertinggi dibandingkan dengan wilayah hukum lain di Jawa Tengah. Dari 1.716 kasus pidana menonjol yang dilaporkan, baru 927 kasus yang terselesaikan. Sementara, secara keseluruhan laporan yang masuk yakni, 4.400 kasus 2.911 diantaranya dapat diungkapkan.

"Saya percaya dan yakin, dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, Kapolwiltabes yang baru akan dapat segera menyesuaikan diri dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi keberhasilan pelaksanaan tugas yang akan datang," ungkap Kapolda saat membacakan amanat pada upacara serah terima jabatan (sertijab) Kapolwiltabes Semarang, Rabu (18/2) pagi.

Edward Syah Pernong menggantikan Kombes Masjhudi yang akan menjabat sebagai Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung. Hadir acara itu, pejabat tinggi jajaran Muspida Tingkat II dan seluruh Kapolres Polwiltabes Semarang.

Dijelaskan Kapolda, selama Januari 2009 saja, jumlah kasus tindak pidana yang tercatat mencapai 402 kasus dan yang tertangani masih 51 persen. Tingginya tingkat kriminalitas di Semarang, menurut Kapolda, karena sebagai ibukota Jawa Tengah yang secara geografis memiliki posisi strategis dalam koridor pembangunan.

Untuk itu, Kapolwiltabes diminta segera menyusun langkah dan memberikan upaya serta terobosan untuk menciptakan kondisi yang aman dan tertib.

"Berikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Hindari sikap arogan serta perbuatan anggota yang dapat menimbulkan antipasti masyarakat. Terapkanlah polisi yang tegas dan humanis lewat pemolisian dengan cinta kasih," pesan Alex Bambang.

Kepada seluruh jajaran, Kapolda meminta agar seluruh anggota bekerja secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. "Katakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah."

Melakukan Evaluasi

Sementara itu, Edward S Pernong seusai sertijab mengatakan, terhadap pengungkapan kasus menonjol yang belum terselesaikan, dia akan melakukan evaluasi. Dengan demikian, akan dapat dilihat langkah apa yang dapat diambil dan dioptimalkan untuk pengungkapan kasus.

"Saya akan mengoptimalkan langkah dan kebijakan pejabat lama. Termasuk termasuk struktur

organisasi yang sudah tersusun dengan baik. Saya akan mengenali lingkungan dulu untuk memberikan kontribusi dan menentukan langkah yang cukup strategis dalam rangka mengelola keamanan Semarang," kata Edward yang sebelumnya bertugas sebagai Penyidik Utama Tindak Pidana tertentu (Tipiter) Bareskrim Mabes Polri.

Ditambahkannya, tugas terpenting lain adalah mempersiapkan pengamanan Pemilu yang tinggal 53 hari lagi. Dia meminta seluruh jajarannya agar mendukung dan dan melakukan persiapan dan kesiapan baik sarana maupun prasarana, demi terpeliharanya suasana yang kondusif.

Kepada Masjhudi, Kapolda menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang telah memimpin jajarannya dengan penuh semangat pengabdian dan dedikasi yang tinggi.

(sumber : http://www.suaramerdeka.com/beta1/index.php?fuseaction=news.detailNews&id_news=23208)
Diposkan oleh Sai Batin Paksi Buay Pernong di 04:44
Label: Tugas Negara

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar