Media Proteksinews

Media Proteksinews

sample media terbit

sample media terbit

Cari Blog Ini

Memuat...

RNI

RNI
kantor pusat

Minggu, 12 Desember 2010

Penetapan APBD 2011 Kabupaten Lombok Timur &nvestasi Bidang Pariwisata

Penetapan APBD 2011 Kabupaten Lombok Timur

nvestasi Bidang Pariwisata

DPRD Kabupaten Lombok Timur pada tanggal 9 Desember 2010 menyelenggarakan Rapat Paripurna V Rapat keempat dalam rangka penyampaian pandangan akhir fraksi-fraksi DPRD atas pengajuan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Lombok Timur tahun anggaran 2011. Rapat Paripurna dipimpin Ketua Dewan Ir. Hj. Siti Rohmi Djalilah sedangkan dari eksekutif dihadiri Wakil Bupati Lombok Timur H.M. Syamsul Luthfi,SE, unsur Muspida dan SKPD.
Delapan fraksi yakni : F PKS, F Partai Golkar, F PBR, F PPP, F Ukhuwah, F Nusantara, F Garuda dan F PBB dalam pandangan akhirnya dapat menyetujui RAPBD 2011 yang diajukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur untuk ditetapkan menjadi APBD Kabupaten Lombok Timur tahun anggaran 2011.
APBD 2011 sebagaimana disampaikan oleh Ketua Pansus (Panitia Khusus) DPRD Lombok Timur Daeng Paelori, meliputi Pendapatan Daerah sebesar Rp. 1,057 trilyun yang bersumber dari PAD Rp. 52,4 milyar, Dana Perimbangan Rp. 870,3 milyar dan Lain-lain Pendapatan Yang Sah Rp. 131,7 milyar. Dari sisi belanja direncanakan sebesar Rp. 1,086 trilyun yang akan dimanfaatkan untuk Belanja Tidak Langsung Rp.750,2 milyar dan Belanja Langsung Rp. 326,5 milyar.
Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Timur H. M. Syamsul Luthfi, SE dalam sambutannya menyampaikan titik berat kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Lombok Timur bertumpu pada 5 sasaran progran prioritas yakni : Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan; Revitalisasi pembangunan bidang pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan kelautan; Pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, air bersih, irigasi dan jaringan listerik; Pembangunan kawasan strategis, lingkungan hidup dan sumber daya alam; serta Penanggulangan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja.


Peluang Investasi Bidang Pariwisata

Untuk menunjang kegiatan pariwisata, khususnya pengembangan pariwisata, khususnya pengembangan wisata alam dan wisata bahari di Kabupaten Lombok Timur, perlu dibangun sarana dan prasarana pendukung seperti penginapan restoran dan transportasi laut yang aman, nyaman dan menyenangkan.Tempat hiburan seiring dengan semakin meningkatnya pendapatan masyarakat dan kegiatan ekonomi yang meningkat maka jasa hiburan adalah investasi yang juga paling berprospek.
Pusat-pusat hiburan seperti aneka mainan untuk anak-anak sarana olahraga rekreasi dan sarana hiburan untuk para orang dewasa belum dimiliki oleh warga Kabupaten Lombok Timur. Selain itu peningkatan jumlah lembaga perbankan diarasakan sangat diperlukan karena untuk menumbuhkan gairah kegiatan ekonomi perlu penyediaan program-program kredit usaha yang menarik dan kompetitif diantara lembaga perbankan.
Dari berbagai obyek wisata yang dimiliki Kabupaten Lombok Timur,hanya sebagian kecil saja yang sudah diberdayakan secara maksimal. Padahal obyek -obyek wisata ini sangat potensial sekali mendatangkan para wisatawan. Karena daya tarik keindahan dan keunikannya. Secara kualitas tidak kalah menarik dengan obyek-obyek wisata daerah lain. Seperti dibagian selatan Kabupaten Lombok Timur yaitu Teluk Ekas, Teluk Serewe, kawasan Kaliantan, kawasan Sungkun, kawasan Sunut, Pantai Surga, dan Pantai Cemara, Pantai Tanjung Ringgit dan sekitarnya, yang berada di wilayah Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Untuk itu investasi pada obyek-obyek wisata ini secara ekonomis sangat menguntungkan.
Kawasan-kawasan wisata pantai tersebut memiliki keunggulan antara lain : Panorama alam, pemandangan bawah air berupa terumbu karang dan keaneka ragaman flora dan faunanya serta peninggalan sejarah.
Selain kawasan pantai, terdapat juga beberapa kawasan Gili (pulau-pulau kecil) sebanyak lebih kurang 23 Gili disekitar Kecamatan Jerowaru yang tidak kalah menariknya dibanding panorama pantai yang ada.
Lebih lengkapnya untuk mengetahui keunggulan wisata yang dimiliki kawasan Lombok Timur bagian selatan klik dibawah ini :
Pantai Kaliantan dan Tanjung Bloam.
Tanjung Ringgit, Tanjung Perak dan Tanjung Cina.
Gili Sunut.
Ekas.
Pantai Sorga/Paradise Beach.
Selain di Kawasan Bagian Selatan, maka potensi lain yang memiliki peluang pengembangan khususnya untuk obyek wisata pantai dan pemandangan bawah air adalah kawasan Bagian Utara Kabupaten Lombok Timur yang berada dalam wilayah Kecamatan Sambelia dan Kawasan Gili-gili (Pulau-pulau kecil) disekitarnya.
Gili–gili tersebut adalah : Gili Lawang dan Gili Kondo, yang merupakan kawasan yang sangat penting baik dari Aspek Pengelolaan sumber daya Perikanan maupun aspek pengembangan Pariwisata dengan penetapannya sebagai Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD), dengan SK Bupati Lombok Timur No. 188.45/452/KP/2004.
Sesuai dengan Surat Keputusan tersebut maka konsep pengembangan kawasan Gili Sulat dan Gili Lawang diarahkan sebagai Daerah Perlindungan Laut dan Taman Wisata Laut / Bahari. Selain itu kawasan ini merupakan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil yang berciri khusus sehingga dimanfaatkan sebagai tempat konservasi dan peningkatkan kualitas keanekaragaman hayati.
Lebih lengkapnya untuk mengetahui keunggulan wisata yang dimiliki kawasan Lombok Timur bagian Utara klik dibawah ini :
Gili Kondo /Gili Bagek.
Gili Sulat dan Gili Lawang.
Disamping itu pertimbangan lain untuk investasi pada obyek -obyek wisata di Kabupaten Lombok Timur setidaknya karena :
Obyek wisatanya sudah ada tinggal membangun prasarana penunjang. Kusus bagian selatan dekat dengan Bandara Internasional Lombok (BIL).
Tersedianya jaringan transportasi jalan beraspal hingga wilayah kecamatan dan sarana penunjang lainnya, seperti pelabuhan dan transportasi laut untuk mereka yang berminat mengembangkan wisata bahari di Kabupaten Lombok Timur.
Dampak yang ditimbulkan yaitu : Membangkitkan berbagai usaha jasa lainnya seperti biro-biro jasa perjalanan, penginapan, restoran - restoran atau warung-warung makan, cinderamata, dan berbagai jasa pariwisata lainnya.
Peluang Investasi Bidang Kelautan dan Perikanan

Kabupaten Lombok Timur dengan luas wilayah 2.679,88 km² yang terdiri dari wilayah daratan seluas 1.605,55 km² dan luas wilayah laut 1.074,33 km². Dengan luas wilayah tersebut, Kabupaten Lombok Timur memiliki sumberdaya alam (kelautan dan perikanan) yang cukup besar sehingga kedepan menjadi harapan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Laut Lombok Timur memiliki potensi sumberdaya ikan lestari (MSY) sebesar 18.242,0 ton/tahun yang terdiri dari potensi sumberdaya ikan pelagis 7.752,8 ton/tahun dan potensi sumberdaya ikan demersal 10.489,2 ton/tahun. Sedangkan panjang pantai Lombok Timur adalah 220 km.
Kabupaten Lombok Timur memiliki 22 Desa/Kelurahan. Kawsan pantai terdapat pada 6 kecamatan. Kecamatan-kecamatan tersebut yaitu :
Kecamatan Jerowaru dengan 4 Desa/Kelurahan Pantai.
Kecamatan Keruak dengan 2 Desa/Kelurahan Pantai.
Kecamatan Sakra Timur dengan 2 Desa/Kelurahan Pantai.
Kecamatan Labuhan Haji dengan 5 Desa/Kelurahan Pantai.
Kecamatan Pringgabaya dengan 5 Desa/Kelurahan Pantai.
Kececamatan Sambelia dengan 4 Desa/Kelurahan Pantai.

Wisata Bahari

Pantai Surga
Pantai Surga berada di wilayah Lombok Timur bagian selatan tepatnya Jerowaru, sekitar 50km dari kota Selong. Pantai ini terkenal memiliki pemandangan alam yang indah dan pantainya yang bersih dan berpasir putih, maka tidak heran pantai ini dinamakan pantai surga. Bagi yang menyukai olahraga Surfing pantai ini adalah salah satu pilihannya. Selain pantai surga masih ada sejumlah pantai di Wilayah selatan yang sangat indah, seperti pantai heaven on planet, pantai kaliantan, cemara, Teluk Ekas dengan daya tarik budidaya perikanan lautnya, disebut sebagai kawasan Gili indah.

Gili bagek/ Gili Kondo
Pulau kecil ini terletak di Perairan Kecamatan Sambelia (50km utara kota Selong) dan dapat dicapai melalui pantai transat di Kecamatan Sambelia (sekitar 25 menit) dan pelabuhan Kayangan Labuhan Lombok (sekitar 45 menit). Meski di pantai transat pasirnya berwarna hitam namun di gili lampu dan beberapa gili di sekitarnya berpasir putih. Di gili tidak berpenghuni ini, kita bisa menikmati alam bawah laut dengan snorkeling. Selain gili bagek, ada pula gili petagan dan gili-gili lainnya yang berada di sekitar kawasan tersebut. Untuk pengembangan pulau-pulau kecil ini sesuai dengan tata ruang wilayah Provinsi NTB tidak ada pembangunan fisik di Pulau itu, namun hanya menjadi tempat tujuan wisata.

Gili sulat dan Gili Lawang
Gilisulat adalah sebuah pulau kecil yang terletak 1,5 km di sebelah timur laut Pulau Lombok. Pulau yang memiliki panjang maksimum 5,2 km ini secara administratif termasuk wilayah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Sejauh 500 meter di sebelah barat laut ini terdapat Pulau Gililawang.Gili Sulat dan Gili Lawang merupakan pulau kecil (gili) yang sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai tujuan wisata alam (eco tourism) karena memiliki potensi berupa hutan bakau dan taman bawah laut yang sangat indah.Keseluruhan kedua gili ini terdiri dari hutan bakau namun sebenarnya ada juga sebagian kecil yang merupakan pasir putih, dan pada musim tertentu kawanan lumba-lumba akan menampakkan diri di daerah ini.


Butuh Info Hotel/Penginapan? klik di sini
Butuh info trayek dan tarif angkutan umum? klik di sini
Copyright © Dishubkominfo Kab. Lombok Timur 2007-2009 All Rights Reserved
Home | Site Map | RSS Feed

Berbagai peluang investasi yang dapat dikembangkan di bidang Kelautan dan Perikanan adalah investasi pada bidang Penangkapan , Budidaya Laut, Budidaya Air Payau dan Budidaya Air Tawar. Ragam potensi budi daya kelautan dan perikanan yang dapat dikembangkan lebih jauh dan diekplorasi secara maksimal :
Penangkapan.
Potensi Sumberdaya Ikan Lestari (MSY) di perairan laut Lombok Timur berdasarkan nama perairan adalah sebagai berikut :
Nama MSY (ton/thn) Jumlah
Perairan Pelagis Demersal
Laut Jawa
Smdr Hindia
Selat Alas 4.120,5
3.300,5
331,8 5.797,0
3.306,5
1.385,7 9.917,5
6.607,0
1.717,5
Jumlah 7.752,8 10.489,2 18.242,0

Budidaya Laut
Selain potensi perikanan tangkap, laut Lombok Timur juga potensial untuk kegiatan budidaya laut yaitu mutiara, ikan kerapu, udang lobster, rumput laut, teripang dan kekerangan. Potensi budidaya mutiara 3.433,65 ha; ikan kerapu 509,40 ha; udang lobster 525,68 ha; rumput laut 2.000,00 ha; teripang 194,00 ha; dan kekerangan 179,50 ha.
Pemanfaatan potensi budidaya laut sampai dengan saat ini adalah budidaya mutiara 1.805,50 ha; budidaya ikan kerapu 6,50 ha; budidaya udang lobster 12,37 ha; budidaya rumput laut 232,58 ha; sedangkan potensi budidaya teripang dan kekerangan belum termanfaatkan.
Produksi budidaya laut dalam tahun 2009 yaitu mutiara 0,22 ton; kerapu 5,40 ton; udang lobster 82,90 ton; dan rumput laut 60.471,00 ton.
Budidaya Air Payau
Kabupaten Lombok Timur memiliki panjang pantai 220 km, dimana potensi untuk kegiatan budidaya air payau cukup luas yaitu 3.500,00 ha. Sedangkan pemanfaatannya baru mencapai 269,50 ha yang didominasi oleh perusahaan-perusahaan dengan melakukan system budidaya tambak secara intensif.
Komoditi yang sudah berkembang yaitu udang windu, udang vanamme dan banding, dengan produksi tahun 2009 adalah sebesar 1.074,50 ton udang vanamme; 352,70 ton udang windu dan 7,9 ton banding.
Budidaya Air Tawar
Potensi budidaya ikan air tawar Lombok Timur 4.918,20 ha dengan jenis kegiatan budidaya ikan air tawar yang dapat dilakukan adalah budidaya ikan di kolam, minapadi dan karamba. Pemanfaatan potensi budidaya ikan air tawar yaitu 805,57 ha untuk kolam; 366,25 ha untuk minapadi dan 0,08 ha untuk karamba dengan komoditi ikan yang sudah dikembangkan meliputi ikan mas, nila, guramy, lele, bawal, patin, tawes. Sedangkan produksi budidaya air tawar berdasarkan jenis kegiatan dalam tahun 2009 adalah kolam 851,00 ton; minapadi 3,60 ton dan karamba 1,40 ton.
Potensi Lainnya
Hutan Bakau (MANGROVE)
Ekositem Hutan Bakau (Mangrove) merupakan hutan rawa yang terdapat pada kawasan pesisir atau muara yang dipengaruhi pasang surut air laut. Luas hutan bakau (mangrove) mencapai 1.589,81 ha yang tersebar pada wilayah Kecamatan Jerowaru, Keruak, Pringgabaya dan Sambelia.
Terumbu Karang (CORAL REEFS)
Terumbu Karang (Coral reefs) merupakan salah satu ekosistem yang subur (produktifitas primer tinggi) yang berfungsi sebagai tempat berkembangbiak dan berlindungnya sumberdaya ikan.
Potensi terumbu karang penyebarannya hamper merata pada perairan laut Lombok Timur yang berada pada kedalaman 8,0 – 34,0 m dengan perkiraan luas mencapai 321,04 km².
Khusus untuk kawasan Gili Sulat dan Gili Lawang pengelolaan mangrove dan terumbu karang serta sumberdaya ikan telah dilakukan proteksi dari kegiatan yang dapat merusak sumberdaya yaitu dengan menetapkan kawasan tersebut sebagai Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD) sesuai Perda Nomor 10 Tahun 2006.